2/06/2013

“CANTIK TANPA NYANDU KOSMETIK”



*      Cantik berkat inner beauty
*Harus percaya diri
*Istirahat secara teratur
*Kurang strees
*Bersikap Ramah
*Berolahraga
*Gaya berbicara dengan baik,dll
*      Cantik berkat asupan bergizi
*Minum air Putih
*Konsumsi buah-buahan
*Konsumsi sayuran
Dibawah ini adalah beberapa jenis buah-buahan yang dapat Anda gunakan sebagai masker untuk membuat kulit Anda libih cantik, halus, bercahaya so pasti alami. Buah-buahan tersebut ialah:
1.      Buah Apel
Buah apel ini sangat bermanfaat sekali karena bisa mengurangi minyak dalam kulit kita. Caranya, setengah apel diblender tanpa air sampai halus. Bagi sahabat yang tidak memiliki blender bisa menggunakan parutan (tangan) kelapa. Kemudian balurkan buah apel tersebut dengan merata pada wajah Anda, dan diamkan selama 20 menit. Kemudian, bersihkanlah wajah Anda dengan air hangat serta air dingin untuk mengecilkan pori-pori. Lakukan kegiatan tersebut satu kali saja dalam seminggu.

2.      Stroberi
Stroberi bermanfaat mengangkat sel kulit matidan melancarkan peredaran darah. Agar dapat dibuat menjadi masker alami, campurkan tiga buah stroberi dengan satu sendok madu, kemudian haluskan, tetapi jangan terlalu halus. Oleskanlah pada wajah Anda dan diamkan selama 30 menit. Setelah masker agak mengering, gosoklah dengan arah melingkar untuk mengangkat sel kulit mati dan melancarkan peredaran darah, lalu bilas dengan air dingin. Lakukan hal ini seminggu karena vitamin C pada stroberi akan melancarkan kulit sedangkan madu dapat melembabkan kulit Anda.

3.      Melon
Buah melon mengandung zat astringent yang sangat bermanfaat sebagai tonik dan mampu mendinginkan wajah yang terbakar mataharti. Untuk mengatasi hal ini, irislah tipis buah melon dan kompreskan selama 20 menit pada wajah yang telah dibersihkan, lalu bilaslah wajah Anda dengan air.

4.      Kulit Jeruk
Kulit jeruk dapat mencerahkan kulit yang kusam. Dalam mengatasi kekussaman wajah ini, Anda dapat merendam kulit jeruk yang telah ditusuk-tusuk dengan dendok garpu kedalam air hangat selama satu malam. Setelah itu basukanlah air yang telah direndam dengan kulit jeruk tersebut pada wajah Anda yang telah dibersihkan terlebih dahulu, kemudian keringkanlah dengan handuk yang lembut. Cairan tersebut berfungsi untuk mengangkat sel mati dan mengangkat kotoran padaa wajah.

5.      Tomat
Buah tomat yang segar dapat melembutkan kulit wajah. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara memeras sebuah tomat, campur merata dengan dua sendok teh air jeruk nipis dan dua sendok teh gliserin. Oleskan pada kulit wajah Anda selama 20 menit, dan lakukan hal ini seminggu sekali.

6.      Mentimun
Mentimun dapat digunakan untuk menghaluskan dan memutihkan kulit wajah. Hal tersebut dilakukan dengan cara memblender setengah bagian timun, lalu campur dengan dua sendok makan susu segar. Oleskan secara merata pada wajah Anda sebelum tidur. Lakukan hal ini setiap malam dalam seminggu, Anda pun akan merasakan hasilnya. Kuncinya adalah sabar dan yakin, karena penulis pun sudah melakukan dengan mentimun alhasil sangat memuaskan.

7.      Pepaya
Buah pepaya yang mudah kita dapatkan dapat berguna dalam meremajakan kulit. Hancurkan pepaya dan campurkan dengan madu kira-kira satu sendok teh, serta letakkanlah pada wajah Anda secara merata selama 20 menit. Buah pepaya tersebut mengandung estrogen yang mampu meremajakan kulit wajah kita, dengan cara mengangkat sel-sel kulit mati dan mencegah kerutan pada kulit kita. Lakukanlah hai ini seminggu sekali untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

8.      Pisang
Pisang, terutama buah pisang ambon yang matang, dapat melembabkan kulit kering. Campurkan setengah pisang dengan satu sendok teh susu bubuk tawar dan satu sendok teh madu. Oleskan masker pada wajah Anda, serta diamkan selama setengah jam, lalu berseihkan dengan air hangat. Gunakanlah masker ini seminggu sekali.

9.      Jeruk Nipis
Jeruk nipis membantu mengatasi jerawat pada wajah Anda yang membandel. Perawatan semacam ini dapt dilakukan dengan cara mencampurkan satu sendok makan madu yang telah dihangatkan. Oleskan pada wajah dan diamkan selama 30 menit. Madu mengandung zat antiseptik yang mampu membunuh kuman penyembab jerawat, sedangkan jeruk nipis mampu mengurangi kadar minyak yang berlebihan pada wajah. Lakukanlah hal ini setiap hari sampai jerawat hilang.

10.  Avokad
Avokad banyak mengandung vitamin A, C, E zat besi dan protein. Buah tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pelembab atau skin care. Anda dapat melakukanya dengan mengambil bagian dalam avokad, lalu gosokkan pada wajah dan biarkan selama 15 menit. Setelah itu, basuh wajah Anda dengan air dingin. Lakukanlah hal tersebut pada malam hari ketika Anda akan tidur karena pada malam hari tersebut kulit akan bekerja.

11.  Lidah Buaya
Lidah buaya (aloe vera) sangat bermanfaat untuk melembabkan kulit wajah Anda. Selain itu, gel yang ada dalam lidah buaya tersebut dapat langsung Anda gunakan untuk menyembuhkan kulit yang terkena luka bakar maupun gatal-gatal karena iritasi.
Jika wajah Anda segar dan cantik, Anda akan lebih bersemangat dalam menjalankan aktivitas dan hari-hari Anda akan terasa lebih menyenangkan. Tidak ada salahnya jika Anda mencoba membuat masker dengan buah-buahan tersebut. Dengan masker buah, Anda dapat mengembalikan kesegaran dan kekencangan wajah Anda. Selain melembutkan kulit, masker juga berfungsi membuka pori-pori wajah yang tersumbat kotoran, debu, ataupun sisa kosmetik yang tidak bisa dihilangkan. Masker buah tersebut juga dapat mengembalikan kelembaban dan kehalusan kulit, serta merilekskan otot-otot pada wajah Anda.

Selamat mencoba ... ^-^

1/31/2013

the way you look at me


No one ever saw me like you do
All the things that I could add up to
I never knew just what a smile was worth
But your eyes say everything without a single word

Coz there’s something in the way you look at me
It’s as if my heart knows you’re the missing piece
You make me believe that there’s
nothing in this world I can’t be
I’d never know what you see
But there’s something in the way you look at me

If I could freeze the moment in my mind
Be the second that you touch your lips to mine
I’d like to stop the clock make time stand still
Coz baby this is just the way I always wanna feel

Coz there’s something in the way you look at me
It’s as if my heart knows you’re the missing piece
You make me believe that there’s
nothing in this world I can’t be
I’d never know what you see
But there’s something in the way you look at me
 
I don’t know how or why
I feel different in your eyes
All I know is that it happens everytime

Coz there’s something in the way you look at me
It’s as if my heart knows you’re the missing piece
You make me believe that there’s
nothing in this world I can’t be
I’d never know what you see
But there’s something in the way you look at me
The way you look at me

westlife

12/20/2012

Melahirkan Generasi Qur’ani


Suatu hari seseorang pemuda berjalan di sebuah desa yang sangat asri, dihiasi oleh banyak pepohonan, udara yang penuh dengan kesejukan, sungai-sungai yang mengalir begitu jernihnya, sebuah perjalanan biasanya kebanyakan orang membawa cukup perbekalan baik uang, atau makanan-minuman dan sebagainya. Namun berbeda dengan pemuda ini, bukan karena lupa membawa perbekalan namun ketiadaanya yang membuat pemuda ini tidak membawa apa-apa, perjalanan yang cukup melelahkan membuat pemuda ini merasakan dahaga dan lapar, wajarlah karena memang pemuda ini seorang manusia biasa bukan malaikat.
Singkat cerita pemuda ini melihat ada satu buah yang jatuh dari pohonnya, dengan semangat dan tanpa berfikir panjang, apakah buah itu kotor atau setengah kotor dia tak peduli dengan hal itu langsung saja pemuda ini mengejar dengan rasa riang dan bahagia, ia pun mendapatkannya dengan mudah, dicuci lalu dimakannya setelah membaca basmalah, ia pun menghilangkan dahaga hausnya dengan meminum seteguk air sungai yang segar.
Setelah pemuda ini baru saja memakan setengah dari buahnya lalu tiba-tiba terbesitlah ia, bahwa sesungguhnya dari manakah buah itu berasal? Orang yang bertakwa kepada Allah, jika digoda dengan syetan akan cepat mengingat Allah SWT.
“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa bila mereka ditimpa was-was dari syaitan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya”. (QS Al A’raf:201) Subhanallah.
Lalu pemuda ini menelusuri pohon yang kira-kira dari manakah buah ini berasal, tidak mungkin buah ini datang begitu saja, pasti berasal dari sebuah pohon. Akhirnya pemuda ini menemukan pohon tersebut. Dengan rasa yang sangat takut, karena merasa memakan makanan yang bukan miliknya, seperti takutnya sahabat Abu Bakar ra takkala tahu makanan yang dimakan itu tidak halal, ia segera memasukkan jari ke mulutnya dan memuntahkan semua makananannya. (HR Bukhari).
Kemudian pemuda ini memberanikan diri untuk masuk ke salah satu rumah penduduk yang diduga pemilik pohon tersebut. Lalu dengan nada suara yang lembut, pemuda ini mengucapkan salam. Setelah berbicara panjang, apa yang ditanyakan oleh pemuda ini dibetulkan oleh pejaga rumah lalu ia pun mendatangi pemilik pohon itu. Pemuda ini kemudian meminta maaf kepada pemilik pohon karena sudah memakan buahnya tanpa seizininnya meskipun bukan maksud mengambilnya, namun karena keadaan spontan dan juga karena ditemukan di tanah.
Pemilik pohon ini, didalam hatinya merasa terkagum-kagum dengan perilaku yang dilakukan pemuda tersebut. Walaupun pemuda ini sudah meminta maaf, namun pemilik kebun tak semudah itu memaafkannya, dikarenakan pemilik kebun merasa ada sesuatu yang beda dengan pemuda ini. Tidak sembarang pemuda, yang ini sangat berbeda dengan pemuda-pemuda lain. Selanjutnya sang pemilik pohon mau memaafkan kesalahannya asalkan dengan satu syarat, syaratnya adalah jika pemuda ini sanggup maka akan dimaafkan segela kesalahannya. Tanpa berfikir panjang pemuda ini mengiyakannya, karena takutnya kepada Allah SWT (QS. An-Nisa : 29).
Namun ternyata syarat yang diajukan ini sangat mengejutkan, karena syaratnya adalah pemilik pohon menginginkan pemuda ini menikahi putrinya. Dengan rasa berat namun dilandasai dengan keimanan yang kokoh, pemuda ini pun mengiyakan syarat tersebut. Selanjutnya pemilik pohon menceritakan singkat profil putrinya ini. Bahwasanya putrinya ini mempunyai tubuh yang buta, bisu, tuli dan lumpuh. Hal ini sempat menggegerkan kembali hati pemuda tersebut, namun dengan iman yang mantap ia pun mengiyakan itu semua. Lalu terjadilah akad pernikahan. Sesudah pernikahan usai, pemuda ini dipersilahkan masuk menemui istrinya.
Sewaktu pemuda ini hendak masuk ke kamar pengantin, dia berpikir akan tetap mengucapkan salam walaupun istrinya tuli dan bisu, karena ia menyakini bahwa malaikat tentu tidak tuli dan bisu. Maka pemuda inipun mengucapkan salam, tak disangka putri yang ada dihadapannya itu menjawab salamnya. Bahkan ketika pemuda ini masuk dan menghampiri putri itu, dia pun mengulurkan tangannya. Pemuda ini terkejut karena putri yang kini menjadi istrinya itu menyambut uluran tangannya.
Pemuda ini berkata dalam hatinya, bapak pemilik pohon itu berkata, bahwa putrinya itu tuli dan bisu tetapi mengapa putrinya menyambut salamku? Berarti putri yang ada dihadapannya dapat mendengar dengan baik dan tidak bisu. Kemudian bapak itu juga mengatakan bahwa putrinya buta dan lumpuh tetapi mengapa putrinya menyambut kedatangannya dengan ramah dan mesra? Pemuda ini berpikir sejenak, mengapa bapaknya menyampaikan berita-berita yang bertentangan dengan keadaan sebenarnya?
Setelah pemuda ini duduk di kamar putrinya itu, dia bertanya kepada putri itu, bapakmu mengatakan kepadaku bahwa engkau buta, mengapa demikian? Putri itu kemudian menjawab, bapakku benar, karena aku tidak pernah melihat apa-apa yang diharamkan Allah SWT.
Kemudian pemuda ini bertanya lagi, bapakmu juga mengatakan bahwa engkau tuli. Mengapa demikian? Putri itu menjawab, bapakku benar, karena aku tidak pernah mau mendengar berita dan cerita orang yang tidak membuat ridha Allah SWT. Bapakmu juga menceritakan kepadaku bahwa kamu bisu dan lumpuh, mengapa demikian? Putri itupun kembali menjawab, aku dikatakan bisu karena dalam banyak hal aku hanya menggunakan lidahku untuk menyebut asma Allah SWT saja. Aku juga dikatakan lumpuh karena kakiku tidak pernah pergi ke tempat-tempat yang bisa menimbulkan kegusaran Allah SWT. Subhanallah..
Pemuda ini pun merasa sangat bahagia, karena mendapatkan istri yang ternyata sangat sholehah dan putri yang selalu memelihara kehormatan dirinya. Cerita bapak mertuanya ternyata semua itu hanyalah kiasan semata. Dengan bangganya pemuda ini, ia bercerita perihal tentang istrinya, ketika kulihat wajahnya…Subhanallah, Dia bagaikan bulan purnama di malam yang gelap. Kemudian pemuda sholeh dan pemudi sholehah itu hidup rukun dan bahagia, keluarga penuh dengan keberkahan, keluarga sakinah-mawaddah-warahmah (QS.Ar-Rum:21). Tak lama kemudian mereka dikaruniai seorang putra yang sangat sholeh, melahirkan generasi qur’ani.
Syarat pertama untuk melahirkan generasi qur’ani adalah mencari makanan yang halal, yang Allah sediakan untuk kita, namun bukan saja Halal, namun juga Thoyyib (QS. Al-Maidah: 88). Sering kita lihat motto salah satu warung makanan, Halalan Thoyyiban, karena jika halal saja tidak cukup, harus thoyyib (baik), karena coba kita lihat kulit duren, bukankah itu halal? boleh dimakan namun tidak thoyyib, dengan memakan makanan yang halal dan thoyyib, kita dihindarkan dari hal-hal yang diharamkan Allah dalam tubuh kita, maka semakin bersih dan sucilah jiwa kita.
Syarat kedua adalah memilih istri yang sholehah (QS An-Nisa: 34). Itu pesan yang sangat penting diantara syarat-syarat orang memilih seorang wanita, Rasulullah Saw sangat menganjurkan untuk memilih istri yang sholehah, karena dia yang akan membahagiakan kita, serta kita pun sangat beruntung mendapatkannnya (HR Bukhari Muslim).
Syarat yang kedua ini juga sangat menentukan masa depan kita, bukan hanya kebahagiaan di dunia saja melainkan akhirat, jika hanya satu diantara orang tua yang sholeh/sholehah, maka akan sulit melahirkan generasi qur’ani, sebagaimana pelajaran dari kisah Nabi Nuh AS. Nabi Nuh adalah seorang Nabi yang tak diragukan lagi ketaatannya kepada Allah SWT, akan tetapi mempunyai istri yang tidak taat kepada suami dan Allah SWT, hasilnya anak pun tidak menjadi anak yang sholeh/sholehah (QS At-Tahriim: 10), yaitu membangkang dan durhaka sehingga istri dan anaknya dibiarkan tenggelam di lautan (QS Hud : 42-43).
Contoh kedua adalah Raja Fir’aun, raja yang sangat beringas, raja yang menuhankan dirinya untuk disembah, yang memerintahkan untuk membunuh seluruh anak-anak kecil laki-laki yang dikhawatirkan akan menumbangkan kerajaannya (QS Al A’raf: 127), suami yang tidak sholeh, tidak taat kepada Allah SWT namun ia memiliki istri yang sholehah, dialah Asiyah, seorang istri raja Fir’aun yang memiliki ketaatan yang begitu baik kepada Allah SWT (QS At-Tahriim: 11).
Ketaatan seorang istri kepada Allah SWT saja tidak cukup, yang tidak dibarengi oleh suami yang sholeh, walhasil akan sulit melahirkan generasi qur’ani. Contoh yang terbaik adalah dialah Abul Anbiya, bapak para Nabi, Nabi Ibrahim AS (QS At-Taubah: 114), mempunyai istri yang sholehah, yang taat kepada Allah SWT, taat sekali kepada suaminya. Dengan demikian maka lahirlah generasi qur’ani, anak yang sholeh, yang taat sekali kepada Allah dan orang tuanya, dialah Nabi Ismail AS (QS. Ash-Shaffat:99-111).
Contoh terakhir adalah dialah penutup para Nabi, Nabi Muhammad SAW, manusia terbaik, teladan untuk semua manusia (QS Al Ahzab: 21), yang mempunyai istri-istri yang sholehah, yang selalu taat kepada Allah SWT, dan suaminya dan akhirnya pun mempunyai keturuan yang sholeh-sholelah, bukan hanya sampai anaknya saja, melainkan ketaatan kepada Allah SWT yang diikuti oleh keturunan-keturunannya, cucu-cucu beliau, Hasan dan Husein. Subhanallah.
Syarat ketiga adalah memegang ubun-ubun istri dan mendoakannya setelah menikah (HR Abu Dawud, Ibnu Majah), kemudian sholat sunnah 2 rakaat sebelum berhubungan suami-istri (HR Ibnu Abi Syaibah dan Thabrani) kemudian dilanjutkan dengan seringnya kedua orang tua berdoa kepada Allah sebagaimana doa Nabi Ibrahim AS, “Rabbi hablii minassholihiin” (QS As-Shaffat:100), InshaAllah anak yang akan lahir nanti akan menjadi pelipur lara, penyejuk mata, bukan hanya saja anak akan menjadi penyejuk mata, namun dimasa yang akan datang ia akan menjadi pemimpin diantara orang bertaqwa (QS.Al Furqaan:74).
Syarat keempat adalah menghadirkan suasana islami didalam keluarga kita, mendengarkan bacaan Alquran baik melalui kaset, cd, ataupun lainnya. Adapun yang terbaik adalah suara yang dibacakan langsung oleh kedua orang tuanya, sebagaiman Rasulullah Saw bersabda : “Terangilah rumahmu dengan membaca Alquran dan Sholat Sunnah” (HR. Bukhari). Meluangkan waktu keluarga untuk Alquran, dengan cara membaca, menghafal, mengulang, menghayati, mengamalkan dan memasyarakatkannya. Generasi qur’ani adalah generasi yang sangat cinta dengan Alquran, seringnya, akbrabnya dengan Alquran, oleh sebab itu seseorang yang paling baik, paling pandai bacaan Alqurannya, ia paling layak dan pantas menjadi pemimpin sholat (HR Muslim).
Syarat kelima adalah selalu menjaga, memelihara anak dari api neraka, bukan hanya menyelamatkan diri kita sendiri, melainkan menyelamatkan juga keluarga dan lingkungan kita (QS-At-Tahriim: 6).
Syarat keenam adalah senantiasa membina anak dalam pendidikan yang islami, baik itu pendidikan umum ataupun syar’i, kejarlah pendidikan dengan setinggi-tingginya, menjadi pakar ataupun guru besar, akan tetapi perlu ditekankan bahwa dengan pendidikan itulah membuat anak kita semakin takut kepada Allah SWT, seperti takutnya kambing akan terkaman serigala, (QS Faatir: 28), (HR Bukhari). Mewariskan yang terbaik untuk anak bukan hanya harta (QS Al-Kahfi: 80-81), namun juga dibarengi dengan ilmu (Ali bin Abi Thalib). Dengan kedua hal itu mampu menjaga anak kita dari miskinnya harta, dan banyaknya keberkahan ilmu. InshaAllah.